dalam sejarahnya
selembar daun yang kuncup pernah berdoa: aku ingin mentari memberiku secercah cinta
cukup setiap pagi
selembar daun yang mengembang pernah berdoa : aku ingin meraih langit dengan lebarku
tak seberapa tapi cukup untuk melindungi bebrapa ekor semut dari hujan
selembar daun yang mulai menguning pernah berdoa : jika aku jatuh melayang
letakkan aku di anatara akar-akar yang merayap
PUISI HARIAN
Ranting Patah Kalau ada yang berdetak kering oleh musim hujan angin telah patahkan sendi nadi sel kayu kambium kering dan daun coklat melayang ke lembah jauh seperti awan di malam kelam pohon itu menangis seperti bayi seperti haus akan susu ibu menjerit oleh retak ranting angin yang terpelanting pada dingin pada harap yang tak kan tergapai bulan Leberingin, 18 Desember 2009
Komentar
Posting Komentar